Tampilkan postingan dengan label obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 November 2010

Buah Jamblang Obat Kencing Manis

Jamblang, jambu keling atau duwet adalah sejenis pohon buah dari suku jambu-jambuan (Myrtaceae). Tumbuhan berbuah sepat masam ini dikenal pula dengan berbagai nama seperti jambee kleng (Aceh), jambu kling (Gayo), jambu kalang Min.), jambulang, jambulan, jombulan, jumblangSulut), jambulan (Flores), jambula (Ternate), jamblang (Btw., Sd.). Juga jambu juwat, jiwat, jiwat padi (Ind., juwet atau duwet (Jw.), juwet, jujutan (Bl.), dhuwak, dhalasMd.), duwe (Bima) dan lain-lain.[1] ( (aneka nama lokal di ( Dalam pelbagai bahasa asing buah ini dikenal sebagai jambulan, jambulana (Malaysia), duhat (Filipina), jambul, jamun, atau Java plum (Ingg.), dan lain-lain. Nama ilmiahnya adalah Syzygium cumini.

Jamblang tergolong tumbuhan buah-buahan yang berasal dari Asia dan Australis tropic. Biasa ditanam di pekarangan atau tumbuhan liar, terutama di hutan jati. Jamblang tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl.

Pohon dengan tinggi 10-20 m ini berbatang tebal, tumbuhan bengkok dan bercabang banyak. Daun tunggal , tebal, tangkai daun 1-3,5 cm. helai daun lebar berbentuk baji, tetapi rata, pertulangan menyirip, permukaan atas mengkilap, panjang 7-16 cm, lebar -9 cm, warnanya hijau. Bunga majemuk bentuk malai dengan cabang yang berjatuhan, bunga duduk, tumbuh di ketiak daun dan di ujung percabangan, kelopak bentuk lonceng berwarna hijau muda, mahkota bentuk bulat telur, benang sari banyak, berwarna putih, dan baunya harum. Buahnya buah buni, lonjong, panjang 2-3 cm, masih buah hijau, setelah masak warnanya merah putih. Berakar tunggang, bercabang – cabang, berwarna cokelat muda.

Biasanya buah jamblang yang masak dimakan segar. Rasanya agak asam sepat, kulit kayu bisa digunakan sebagai pewarna.

Sifat dan Kasiat
Daging buah rasanya asam manis, sifatnya sejuk, astrigen kuat, berbau aromatic. Berkasiat melumas organ paru, menghentikan batuk, peluruh kencing (diuretik), peluruh kentut (karminatif), memperbaiki gangguan pencernaan, merangsang keluarnya air liur, dan menurunkan kadar glukosa darah (hipoglikemik). Kulit kayu berkasiat untuk peluruh haid.

Kandungan Kimia
Jamblang mengandung minyak asiri, fenol (methylxanthoxylin), alkaloid (jambosine), asam organic, triterpenoid, resin yang berwarna merah tua mengandung asam elagat dan tanin.

Bagian yang Digunakan
Bagian tanaman yang dapat digunakan sebagai obat adalah kulit kayu, daging buah dan bijinya. Daging buah bisa digunakan segar atau yang telah dikeringkan. Jika daging buah dimakan, akan menyebabkan rongga mulut dan lidah berwarna ungu.

Indikasi
Daging buah digunakan untuk pengobatan :

  • Kencing manis (diabetes mellitus),
  • Batuk kronis, sesak napas (asma),
  • Batuk rejan, batuk pada TB paru disertai nyeri dada,
  • Nyeri lambung dan diare.

Biji digunakan untuk pengobatan :

  • Kencing manis (diabetes mellitus),
  • Diare, disentri,
  • Gangguan pencernaan seperti kembung, nyeri lambug, keram perut,
  • Keracunan strychnine (penawar racun yang tidak spesifik), dan
  • Pembesaran limpa.
    • Kencing Manis (diabeter mellitus)
    • Diare

Cara Pemakaian
Daging buah bisa dimakan secukupnya sebagai buah meja.

Efek Samping

  • Hasil penelitian menunjukan biji, daun, dan kulit kayu jamblang mempunyai khasiat menurunkan kadar glukosa darah (efek hipoglikemik) pada penderita diabetes mellitus tipe II.
  • Penelitian di India mendapat hasil bahwa buah jamblang potensial sebagai obat kontrasepsi pada pria.
  • Pada percobaan binatang, jamblang dapat mencegah timbul katarak akibat diabetes.
  • Jamblang juga menurunkan risiko timbulnya atherosclerosis sampai 60-90% pada penderita diabetes. Hal ini terjadi karena kandungan oleanolic acid pada jamblang dapat menekan peran radikal bebas dalam pembentukan atherosclerosis.

Contoh Pemakaian

  • Batuk Kronis, asma
    • Cuci buah jamblang segar (15 g) sampai bersih, buah bijinya, lalu makan. Lakukan tiga kali sehari
    • Sediakan buah jamblang kering (15g). masukkan ke dalam mengkuk, tambahkan air sampai seluruh buah terendam, lalu tim sampai matang. Setelah dingin, minum airnya dan makan buahnya sekaligus. Lakukan tiga kali sekali.
  • Batuk Rejang
    Siapkan buah jamblang kering (15g), empedu ayam betina (1 buah), dan gula pasir secukupnya. Masukkan ke dalam air sampai seluruh bagian terendam, lalu tim sampai matang. Minum airnya dan makan isinya. Lakukan sekali sehari sampai sembuh.
  • Batuk pada TB Paru disertai nyeri dada
    Siapkan buah jamblang segar (30g, jika dipakai buah kering gunakan sebanyak 15g) dan daun sembung segar (Blumea balsamifera) (25 g). Cuci semua bahan, lalu potong-potong daun sembung seperlunya. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan gula pasir (15g) dan air secukupnya sampai seluruh bahan terendam. Tim sampai matang. Setelah dingin, minum airnya. Makan buahnya, tetapi bijinya dibuang. Setiap malam sebelum tidur
  • Diare pada anak
    Siapkan buah jamblang segar yang belum matang dan beras yang sudah digongseng sampai kuning (masing-masing 6g). masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air secukupnya sampai semua bahan terendam. Tim sampai matang. Setelah dingin, makan sekaligus. Lakukan tiga kali sehari.
  • Nyeri Lambung
    Gongseng buah jamblang kering tanpa biji (30g) sampai berbau harum. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air secukupnya sampai semua bahan terendam, lalu tim sampai matang. Setelah dingin, makan seluruhnya. Lakukan tiga kali sehati, selama 10 hari.
  • Sariawan
    Rebus kulit kayu atau daun secukupnya. Setelah dingin, gunakan untuk berkumur-kumur. Lakukan 3-4 kali dalam sehari.
sumber: http://id.wikipedia.org

Sabtu, 06 November 2010

Obat Diare / Sakit Perut


Berhubung ada teman sekelas yang ikut2an "erupsi" kayak merapi, maka enaknya ngebahas ini kali yak.. ^^
Sebagian besar dari kita pasti udah pada tau kan apa itu Norit? Itu lho obat sakit perut yang warnanya item-item. Norit itu sebenarnya terbuat dari bahan karbon aktif seperti yang bahan bakunya bisa dari kulit pohon, kulit kacang, batu bara, dan lain-lain. Kemudian bahan karbon ini diaktifkan dengan proses kimia, yaitu dengan mencampurkannya dengan senyawa asam, mengukusnya dengan uap, atau dengan gas bertemperatur tinggi sehingga menajadi arang berwana hitam tetapi tidak berbau dan berasa.

Jika dilihat dengan mikroskop, terlihat pori-pori dalam jumlah yang sangat besar. Pori-pori ini mempunyai ukuran yang bermacam-macam. Pori-pori yang berukuran lebih dari 50 nm disebut macropores, 2 nm – 50 nm mesopores, dan di bawah 2 nm micropores. Jika kita hitung, maka 1 gram karbon aktif mempunyai luas permukaan pori-pori 0,5 sampai 1,5 kilometer persegi. waw it's amazing.. nah, bagaimana ya norit dapat menyembuhkan sakit perut? ternyata pori-pori kecil tersebut dapat mengikat zat beracun dengan gaya Van Der Walls, hayooo masih inget ngga gaya van der waalls? hehehe.. lanjut lah.

Norit digunakan pada pasien diare yang tidak spesifik. Diare ini bisa disebabkan oleh adanya toksin dalam saluran cerna yang menyebabkan peristaltik usus meningkat. Nah si norit bekerja dengan cara menyerap toksin tadi, sehingga peristaltiknya kembali normal, dan pasiennya sembuh. selain menyerap toksin, norit juga bisa menyerap senyawa kimia laen, misalnya obat-obatan, vitamin, dll yang berada di saluran cerna. maka penggunaan norit harus dibatasi tidak boleh sampai berhari-hari, bisa defisiensi tuh pasien.

Kalau soal rasa ya gak ada rasanya. waktu saya coba makan norit cuma ada sedikit rasa mint aja. (atau jangan-jangan malah permen mint yang saya telan) hahaha..

setelah baca beberapa obat diare, ternyata produk yakult juga bisa untuk menghentikan diare karena mengandung banyak bakteri baik.. banyak yang sudah membuktikan..

sumber: http://doktersarap.blogspot.com

Jumat, 05 November 2010

Ciplukan Tanaman Obat Herbal untuk Paru Paru

Ciplukan (Physalis peruviana)

Uraian :
Tumbuhan Ciplukan (Physalis peruviana) merupakan tumbuhan liar, berupa semak/perdu yang rendah (biasanya tingginya sampai 1 meter) dan mempunyai umur kurang lebih 1 tahun.

Kenapa saya membahas tanaman ini? Kalau dilihat sekilas tanaman ini cuma tumbuhan liar yang oleh para petani dianggap sebagai pengganggu pertumbuhan tanamannya. Padahal tanaman ini mempunyai khasiat tersendiri.

Ketika kecil saya sering berburu tanaman ini untuk dikonsumsi buahnya.
Bunganya berwarna kuning, buahnya berbentuk bulat dan berwarna hijau kekuningan bila masih muda, tetapi bila sudah tua berwarna coklat dengan rasa asam-asam manis. Buah Ciplukan yang muda dilindungi cangkap (kerudung penutup buah).

Untuk di daerah saya sendiri (Bukittinggi, Sumatera barat), tanaman ini dikenal dengan nama "latuik-latuik".
Tumbuhan ini tumbuh dengan subur di dataran rendah sampai ketinggian 1550 meter diatas permukaan laut, tersebar di tanah tegalan, sawah-sawah kering, serta dapat ditemukan di hutan-hutan jati.

Dibeberapa daerah namanya juga berbeda-beda. Seperti Morel berry (Inggris), Ciplukan (Indonesia), Ceplukan (Jawa); Cecendet (Sunda), Yor-yoran (Madura), Lapinonat (Seram); Angket, Kepok-kepokan, Keceplokan (Bali), Dedes (Sasak), Leletokan (Minahasa).

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diabetes melitus, Sakit paru-paru, Ayan, dan Borok.

Pemanfaatan :
1. Diabetes Mellitus
Bahan: tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta akar-akarnya dan dibersihkan.
Cara membuat: dilayukan dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tingga 1 gelas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari.

2. Sakit paru-paru
Bahan: tumbuhan ciplukan lengkap (akar, batang, daun, bunga dan buahnya).
Cara membuat: direbus dengan 3-5 gelas air sampai mendidih dan disaring.
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari 1 gelas.

3. Ayan
Bahan: 8-10 butir buah ciplukan yang sudah dimasak.
Cara menggunakan: dimakan setiap hari secara rutin.

4. Borok
Bahan: 1 genggam daun ciplukan ditambah 2 sendok air kapur sirih.
Cara membuat: ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian yang sakit.
Komposisi :
Buah Ciplukan mengandung senyawa kimia asam sitrun dan fisalin. Selain itu buah Ciplukan juga mengandung Asam Malat, Alkaloid, Tanin, Kriptoxantin, Vitamin C dan Gula.


sumber:
http://indonesian-herbal.blogspot.com

http://www.iptek.net.id